Rabu, 25 Januari 2017

contoh teks drama beserta sinopsisnya


Cinta dan musik
sinopsis dan cerita oleh : Ikhlasul Febrianto

Riski adalah seorang mahasiswa, Hari-harinya dihabiskan untuk belajar. Namun, disamping belajar ada satu hal lagi yang tak dapat lepas darinya, yaitu musik. Musik adalah hidupnya, musik adalah jiwanya, musik adalah jalan hidupnya, dan hari-harinya pun tidak dapat terlepas dari musik. Riski berasal dari sebuah desa terpencil.
Seperti kebanyakan teman-temannya, Riski akan dijodohkan dengan seorang bunga desa anak dari sepasang saudagar kaya yang telah lama bersahabat dengan orangtua Riski. Ani, begitulah sibunga desa itu sering dipanggil, adalah seorang wanita yang cantik, namun sudah tak bersekolah lagi. Sebenarnya Riski tidak menyukai Ani, namun karena ini permintaan ibunya dan orangtuanya memang telah lama bersahabat, ia pun menerima perjodohan itu.
Mufrika       :”nak, kemari”
Riski            :”iya bu, ada apa?” (bingung)
Mufrika:      :”ayah kamu telah meninggal 3 bulan yang lalu, ia belum sempat melihatmu sukses dan mempunyai pasangan”
Riski            :”iya bu, lalu ada apa?” (semakin bingung dan bertanya tanya)
Mufrika       :”ibu bermaksud menjodohkanmu dengan anak sahabat ayahmu dulu, si bunga desa itu. Dia anaknya lumayan cantik. Lagipula ibu ingin melihatmu berpasangan sebelum ibu menyusul ayahmu. Jadi bagaimana pendapatmu nak?”
Riski berfikir keras, sebenarnya ia belum mau dijodohkan. Namun karena ibunya meminta seperti itu, ia pun tidak bisa menolak. Riski sebenarnya telah memiliki seseorang yang ia cintai, yaitu Megawati, teman satu ruangannya di universitas.
Riski               :”b...baiklah bu” (berusaha menarik senyum dan mengangguk)
Mufrika     :”kau setuju nak?! Alhamdulillah, terimakasih nak kau telah membuat ibumu bahagia” (sambil tegak, memegang pundak riski, lalu keluar dari ruangan)
Riski             :”maaf bu, aku menerimanya secara terpaksa. Aku tidak mencintainya, walaupun ia cantik. Aku hanya berusaha berbakti kepadamu”
Disetiap pagi, ia selalu bertemu dengan Mega, wanita yang ia sukai. Mereka duduk bersebelahan didalam ruangan, dan kemana-mana selalu pergi bersama. Mega adalah wanita yang parasnya biasa-biasa saja, namun sederhana, baik dan cukup berprestasi. Mega juga memiliki kesukaan yang sama dengan riski, yaitu musik. Mega sebenarnya juga memiliki perasaan yang sama kepada Riski, namun belum bisa saling mengungkapkan perasaan. Kian hari mereka makin dekat, perasaan merekapun sangat kuat. Pagi itu, keduanya secara kebetulan sama-sama ingin mengungkapkan isi hati mereka di taman sekolah.
Mega           :”hai Riski”
Riski            :”hai juga Mega”
Mega          :”kamu lagi ngapain disini, dikursi taman sendirian” (sambil duduk di samping Riski)
Riski            :”anu, sebenarnya aku mau bilang sesuatu sama kamu” (gugup)
Mega           :”bilang aja, nggak apa-apa kok”
Riski           :”aku itu sebenarnya udah lama suka sama kamu, kamu itu baik, sederhana dan tipe aku.
Mega          :”aku juga suka sama kamu, Cuma aku belum berani ungkapkan kekamu. Aku udah lama memendam perasaan ini ke kamu”
Dengan demikian mereka berdua telah mengetahui bahwa mereka memiliki perasaan yang sama satu sama lain. Hati mereka bahagia dan berbunga-bunga. Setiap hari mereka selalu bersama seperti tidak ada yang dapat memisahkan mereka.
Namun, cobaan pun datang. Mega tanpa sengaja mendengar percakapan orang-orang bahwa Riski telah dijodohkan dengan seorang bunga desa. Hatinya hancur dan menangis tersedu-sedu. Sejak itu dia mulai menjaga jarak dengan si Riski.
Riski         :”Mega!!!” (berteriak memanggil, namun Mega tetap menjauh)”Mega!!!” (sambil memegang tangan Mega)”kenapa kamu menjauh saat aku panggil!?”
Mega      :”mulai sekarang kita gak usah dekat lagi ya, aku sudah tau kamu itu sudah dijodohkan” (air matanya mulai jatuh bercucuran)
Riski            :”tapi dengarkan aku dulu” (menjelaskan, namun Mega langsung lari menjauh)
Kedua orang yang saling mencintai itu sama-sama hancur hatinya karena perjodohan. Setelah kejadian itu Riski sering merenung dan berdiam diri sambil mendengarkan alunan lagu kesukaannya, begitu juga dengan Mega.
Riski menghabiskan harinya dengan mengekspresikan perasaannya melalui musik yang ia tulis. Musik itu berisi curahan hatinya. Musik biasanya dapat membawa ketenangan bagi Riski, namun kali ini musik tak bekerja. Hatinya tetap saja seperti itu.
Suatu hari, Ani, sahabatnya dan orang tuanya datang kerumah Riski untuk membahas masalah perjodohan. Saat orangtua mereka saling berbicara. Ani dan sahabatnya, yuli, berkeliling rumah Riski. Saat mereka melewati ruang musik Riski, yuli tanpa sengaja menemukan kertas berisi lirik lagu curahan hati karangan Riski. Iapun segera menunjukannya kepada Ani. Seketika setelah membaca karangan itu juga Ani menangis.
Yuli             :”eh Ani, coba kamu lihat lagu yang dibuat Riski ini” (menunjukkan kertas itu)
Ani              : (terdiam beberapa saat, lalu menangis)”dia tidak mencintai ku, dia mencintai orang lain”
Yuli             :”wah tidak bisa dibiarkan tuh si Riski, seenaknya saja mempermainkan sahabat aku!!!” (geram dan kesal, nada agak tinggi)
Ani              :”nggak, gak usah. Ini bukan salah dia, bukan dia yang mempermainkan aku. Tapi keinginan ibunyalah yang memaksanya untuk menerima perjodohan ini. Dialah laki-laki yang sebenarnya, dia rela mematuhi ibunya tanpa mempedulikan apa yang sangat ia inginkan” (menangis sambil tersenyum)
Yuli             :”lalu bagaimana selanjutnya?”
Ani              :”aku yang akan mengakhiri keterpaksaannya” (mengucap dengan tegas)
Ani dan sahabatnya itu pergi menemui orangtua mereka. Lalu mereka langsung mengatakan semua kepada orang tua mereka.
Hamir          :”ada apa nak, kok kamu menangis?” (terkejut)
Karmila       :”iya, ada apa sayang, kok kamu nangis”
Ani              :”ayah, aku mau menghentikan perjodohan ini. Memang aku mencintai Riski, namun aku tak mau memaksakan kehendakku kepadanya. Dia telah menyukai orang lain, aku akan membiarkan ia memilih pasangannya sendiri. Aku rela melakukan apa saja agar dia bahagia”
Karmila       :”apa!?”
Hamir         :”ibu, jangan marah dulu, dengarkan ayah. Ani, ayah sangat bangga kepadamu nak. Kamu sudah bisa mengambil keputusan dengan bijak. Kamu rela berkorban demi kebahagiaan orang lain, itu artinya kamu tidak egois. Ayah sangat bangga terhadap keputusan yang telah kamu ambil itu nak”
Karmila       :”tapi pak...” (langsung dipotong ayah)
Hamir         :”tidak bu, saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan Ani. Kita juga tidak dapat memaksakan kehendak kita kepada orang lain. Kita tidak boleh egois”
Yuli         :”aku bangga punya sahabat kayak kamu, Ani. Kamu bijak, sama persis seperti ayahmu, kamu pasti akan mendapatkan pengganti yang jauh lebih baik”
Perjodohanpun dibatalkan. Riski sangat senang mendengar berita ini. Ia langsung memberitahukannya kepada Mega. Mega juga sangat senang, mereka berdua menangis terharu saking senangnya. Hati mereka yang telah hancur berkeping-keping seketika itu juga terakit kembali. Cinta mereka kembali dipersatukan.
Setelah mereka menyelesaikan kuliahnya, merekapun lulus. Keluarga Riski melamar Mega untuk menjadi pasangan seumur hidupnya. Megapun menerimanya dan akhirnya mereka melaksanakan pernikahan. Dibantu oleh penghulu ternama di desa mereka, riswanda, mereka menjalankannya.
Riswanda       :”apakah kalian sudah siap?”
Mega&Riski  :”siap!!!” (serentak)
Riswanda    :”saya nikahkan Riski bin ikhlas dengan Mega binti fatimah dengan mas kawin seperangkat alat shalat, cincin emas, kaset musik dibayar tunai, sah?”
Riski          :”saya terima nikahnya Riski bin Ikhlasul Febrianto dengan Mega binti Fatimah dengan mas kawin seperangkat alat shalat, cincin emas dan kaset musik dibayar tunai”
Semua           :”sah!!!”
Akhirnya mereka bersatu setelah cobaan yang memisahkan mereka. Mereka akan hidup bersama selamanya. Semua ini berkat musik, jiwa mereka, yang telah melekat dan menyatukan mereka...

sekian dari saya buat post kali ini, saya sangat menghargai komentar yang membangun. semoga post ini dapat bermanfaat bagi semua. terima kasih dan see you at the next post...

1 komentar: